Eve Ogden Schaub memulai proyek untuk membuat pakaian linen sepenuhnya dari rami yang ditanam sendiri di halaman rumah. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap dominasi fast fashion yang memproduksi pakaian secara massal dengan siklus cepat dan limbah tinggi.
Proses dimulai dengan penanaman bibit rami, perawatan tanaman hingga panen, kemudian pengolahan serat menjadi benang dan akhirnya kain. Schaub mendokumentasikan setiap tahap melalui video di akun Instagram pribadinya agar publik dapat memahami kompleksitas pembuatan satu helai pakaian dari awal.
Pendekatan ini menyoroti perbedaan mendasar antara produksi tekstil industri dan metode mandiri. Dalam skala industri, proses pemintalan dan pewarnaan biasanya melibatkan mesin berat serta konsumsi air yang signifikan, sedangkan metode Schaub mengandalkan tenaga manual dan sumber daya lokal yang terbatas.
Selain itu, proyek ini memberikan konteks mengenai rantai pasok pakaian modern. Konsumen sering kali tidak menyadari jejak karbon yang dihasilkan dari transportasi bahan mentah lintas benua, sementara penanaman rami di halaman rumah secara langsung mengurangi ketergantungan pada logistik global.
Inisiatif Schaub juga mengajak masyarakat mempertimbangkan ulang hubungan antara teknologi pertanian skala kecil dan industri mode. Meski tidak menggunakan peralatan canggih, metode ini menunjukkan potensi integrasi pengetahuan tradisional dengan kesadaran lingkungan kontemporer.
Dengan menyelesaikan satu gaun dari awal hingga akhir, Schaub membuktikan bahwa alternatif terhadap produksi cepat memerlukan komitmen waktu yang jauh lebih panjang. Pendekatan ini dapat menjadi referensi bagi individu yang ingin mengeksplorasi cara produksi pakaian yang lebih bertanggung jawab terhadap sumber daya alam.






